Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Tolak Bala Di Lubuak Landua Kabupaten Pasaman Barat
Keywords:
Tradisi Tolak Bala , Kearifan Lokal , Lubuak Landua , Budaya MinangkabauAbstract
Tradisi tolak bala merupakan salah satu tradisi yang masih hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Minangkabau hingga saat ini. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk permohonan keselamatan kepada Allah SWT agar masyarakat dijauhkan dari berbagai bentuk musibah, penyakit, dan bencana yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Di Nagari Aua Kuniang, lebih tepatnya di daerah Lubuak Landua Kabupaten Pasaman Barat, tradisi tolak bala masih terus dilaksanakan dan dipertahankan oleh masyarakat karena dianggap memiliki makna religius, sosial, dan budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat nagari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi tolak bala serta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara dengan tokoh adat serta masyarakat di Lubuak Landua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tolak bala mengandung berbagai nilai kearifan lokal seperti nilai religius, gotong royong, solidaritas sosial, musyawarah, dan pelestarian budaya lokal. Tradisi tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial masyarakat dan mempertahankan identitas budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman modern.




