MENGENAL MAROSOK: TRADISI 'JABAT TANGAN RAHASIA' DALAM JUAL BELI TERNAK MINANGKABAU
Keywords:
Marosok, Tradisi Minangkabau, Komunikasi Nonverbal, Pasar Ternak.Abstract
Tradisi Marosok merupakan salah satu kearifan lokal ekonomi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat yang masih bertahan hingga saat ini, termasuk di Pasar Ternak Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna, mekanisme kerja, nilai-nilai budaya yang terkandung, serta tantangan pelestarian tradisi marosok di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai artikel ilmiah, jurnal, buku, dan sumber digital terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa marosok merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang unik dalam transaksi jual beli hewan ternak, di mana proses tawar-menawar harga dilakukan melalui isyarat atau gerakan jemari tangan di balik kain penutup tanpa menggunakan suara. Sistem simbolik ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung rahasia dagang untuk menghindari persaingan tidak sehat antar-pedagang, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai luhur filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), seperti konsep raso jo pareso (etika dan keharmonisan sosial), kejujuran, kesantunan, serta solidaritas kelompok. Meskipun dihadapkan pada tantangan modernisasi dan keengganan generasi muda di era digital, tradisi marosok tetap memiliki daya tahan budaya yang kuat serta berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai atraksi eduwisata berbasis budaya.




