KAJIAN SEMANTIS DIKSI BERSINONIMI DALAM NOVEL LAMAFA KARYA FINCE BATAONA
Keywords:
sinonimi, semantik leksikal, stilistika, diksi, novel Lamafa, kearifan lokal NTTAbstract
Bahasa dalam karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi naratif, melainkan juga medium estetika dan representasi kultural. Pemilihan kata (diksi) bersinonimi menjadi strategi stilistika yang memungkinkan penulis memperkaya lapisan makna, membedakan register tokoh, dan menegaskan identitas daerah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi wujud, makna semantis (denotatif, konotatif, kontekstual), serta fungsi stilistika diksi bersinonimi dalam novel Lamafa karya Fince Bataona. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika linguistik dan semantik leksikal. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui klasifikasi bidang semantik, bedah makna tiga dimensi, dan interpretasi fungsi stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi bersinonimi dalam Lamafa tersebar pada bidang emosi, tindakan, sifat, dan budaya, dengan pola dominasi sinonim parsial yang sangat bergantung pada konteks naratif. Secara semantis, pergeseran makna konotatif dan kontekstual berhasil mengonstruksi karakterisasi multidimensional, memperkuat atmosfer latar NTT, dan merepresentasikan nilai kearifan lokal. Secara stilistika, sinonimi berfungsi sebagai penanda stratifikasi sosio-kultural, penekanan emosional, dan alat hibridisasi bahasa daerah-bahasa Indonesia baku. Penelitian ini memperkaya kajian semantik leksikal dalam fiksi Indonesia Timur sekaligus memberikan landasan empiris bagi pengajaran sastra dan pelestarian linguistik budaya.




