PEMBELAJARAN PEMIKIRAN TASAWUF ABDUL QADIR AL-JILANI DALAM PENGUATAN SPIRITUALITAS MAHASISWA

Authors

  • Ma’ruf Anshori Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Akhmad Sodiq Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Abdul Mukti Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author

Keywords:

tasawuf; Abdul Qadir al-Jilani; spiritualitas; mahasiswa; pembelajaran

Abstract

Krisis spiritual di kalangan mahasiswa merupakan salah satu persoalan mendesak dalam dunia pendidikan tinggi dewasa ini, ditandai oleh menguatnya orientasi materialistis, kegelisahan psikologis akibat gaya hidup digital, dan pergeseran nilai keagamaan. Artikel ini bertujuan mengkaji pemikiran tasawuf Syekh Abdul Qadir al-Jilani serta relevansinya sebagai materi pembelajaran dalam upaya penguatan spiritualitas mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang datanya dihimpun dari kitab-kitab karya al-Jilani serta literatur akademik pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran tasawuf al-Jilani menekankan integrasi antara syariat dan hakikat, pemurnian akidah ahlussunnah wal jamaah, pencapaian ma’rifat melalui mujahadah, tasawuf akhlaqi, serta pandangan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Nilai-nilai tersebut—seperti zuhud, sabar, syukur, qana’ah, dan tawadhu—dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum perguruan tinggi melalui pendekatan holistik yang memadukan pembelajaran kognitif dengan praktik ruhani, seperti zikir, refleksi diri, dan keteladanan tokoh sufi. Pembelajaran semacam ini berpotensi memperkuat kecerdasan spiritual, membentuk karakter berakhlak mulia, serta membekali mahasiswa dengan ketahanan batin dalam menghadapi tantangan modernitas dan era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-10