GEOGRAFI DIALEK BERCIRIKAN PERUBAHAN FONEM DALAM PEMAKAIAN BAHASA SASAK DI PULAU LOMBOK
Keywords:
geografi dialek, perubahan fonem, dialektologi, fonologi, Bahasa Sasak, Pulau Lombok.Abstract
Bahasa Sasak di Pulau Lombok menunjukkan keragaman dialek yang dipengaruhi faktor geografis, dengan variasi fonologis sebagai penanda utama pembentukan dialek. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan geografi dialek berdasarkan perubahan fonem, mengidentifikasi pola perubahannya, serta menjelaskan hubungan antara persebaran geografis dan variasi fonologis antardaerah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode dialektologi geografis, data diperoleh melalui wawancara dengan daftar kosakata dasar terhadap penutur asli di empat titik pengamatan, yaitu Kecamatan Narmada (Lombok Barat), Praya Timur (Lombok Tengah), Suralaga (Lombok Timur), dan Bayan (Lombok Utara). Teknik pengumpulan data meliputi metode simak, cakap, rekam, dan catat, sedangkan analisis data menggunakan metode padan intralingual dengan teknik hubung banding. Hasil penelitian menunjukkan empat pola utama variasi dialek, yaitu perubahan vokal, perubahan konsonan, elisi, dan variasi leksikal. Narmada dan Praya Timur memiliki kemiripan fonologis tinggi, Suralaga sebagai wilayah transisi, sedangkan Bayan menunjukkan karakteristik paling inovatif dengan variasi lebih beragam. Temuan ini menegaskan bahwa persebaran geografis erat hubungannya dengan perubahan fonem dalam Bahasa Sasak, dan penelitian ini diharapkan berkontribusi bagi pengembangan dialektologi, pemetaan bahasa daerah, serta pelestarian Bahasa Sasak sebagai kekayaan budaya Indonesia.




