Aliran-Aliran Psikologi Modern: Tinjauan Kritis dalam Paradigma Baru Psikologi Pendidikan Islam
Keywords:
Fitrah; Kritik Psikologi Modern; Epistemologi Islam; Insan Kamil; Tazkiyatun Nafs; Psikologi Pendidikan Islam.Abstract
Dominasi aliran psikologi modern Barat seperti Behaviorisme, Kognitivisme, dan Humanisme dalam sistem pendidikan kontemporer telah menimbulkan dilema epistemologis dan antropologis yang serius. Berakar pada paradigma positivistik, sekular, dan antroposentris, psikologi modern cenderung mereduksi manusia menjadi entitas mekanistik, komputasional, dan individualis yang terlepas dari dimensi transenden. Artikel tinjauan kritis (critical review) ini bertujuan untuk mengkritisi secara tajam asumsi-asumsi dasar aliran psikologi modern yang bertentangan dengan hakikat perkembangan fitrah manusia dan tujuan agung Pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan analisis integratif-kritikal, kajian ini membedah tiga diskursus fundamental: (1) kontstruksi fitrah manusia dalam Islam sebagai bantahan terhadap determinisme lingkungan dan rasio-sentrisme Barat; (2) pandangan holistik tentang manusia dalam psikologi Islam melalui interkoneksi nafs, 'aql, qalb, dan ruh; serta (3) lintasan perkembangan manusia dalam psikologi pendidikan Islam yang berorientasi pada pencapaian Insan Kamil. Hasil kajian menegaskan bahwa paradigma baru Psikologi Pendidikan Islam menolak desakralisasi ilmu psikologi, dan menawarkan kerangka sintesis-rekonstruktif yang menyelaraskan perkembangan perilaku dan kognitif dengan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) demi tercapainya keselamatan duniawi dan ukhrawi (falah).
Downloads
References
Al-Attas, S. M. N. (1979). Aims and objectives of Islamic education. Hodder and Stoughton.
Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and secularism. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General principles and work plan. International Institute of Islamic Thought (IIIT).
Al-Ghazali, A. H. (2010). Ihya' 'ulum al-din [The revival of the religious sciences] (Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah, Ed.). Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Badri, M. (1979). The dilemma of Muslim psychologists. MWH London.
Ibn Qayyim Al-Jawziyyah. (1999). Kitab ar-ruh [The book of the soul]. Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Langgulung, H. (2003). Asas-asas pendidikan Islam [Principles of Islamic education]. Pustaka Al-Husna Baru.
Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.
Miller, G. A. (2003). The cognitive revolution: A historical perspective. Trends in Cognitive Sciences, 7(3), 141–144. https://doi.org/10.1016/S1364-6613(03)00029-9
Najati, M. U. (2005). Al-Qur'an dan psikologi [The Qur'an and psychology] (T. Alamsyah, Trans.). Ar-Ruzz Media.
Neisser, U. (1967). Cognitive psychology. Appleton-Century-Crofts.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.
Rogers, C. R. (1969). Freedom to learn. Charles E. Merrill.
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. Macmillan.
Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Pearson.
Watson, J. B. (1913). Psychology as the behaviorist views it. Psychological Review, 20(2), 158–177. https://doi.org/10.1037/h0074428




