Ajaran Tasawuf Klasik: Rekontruksi Dan Relevansinya Terhadap Krisis Spirituaitas Modern

Authors

  • Nava Pandu Anggita PGMI, Universitas Sais Al-Quran Author

Keywords:

Tasawuf, spiritualitas, kesederhanaan, zuhud, wara

Abstract

Studi ini meneliti perkembangan historis Sufisme klasik dan relevansinya dalam mengatasi

krisis spiritual kontemporer yang disebabkan oleh materialisme dan hedonisme. Dengan

menggunakan pendekatan penelitian pustaka kualitatif, studi ini menganalisis teks-teks Sufi

klasik dan karya-karya ilmiah kontemporer untuk merekonstruksi nilai-nilai inti Sufisme

awal. Temuan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip seperti zuhd (asketisme), wara’ (kehatihatian etis), dan kesederhanaan berfungsi sebagai pilar fundamental dalam menjaga

keseimbangan spiritual dan psikologis. Secara historis, Sufisme klasik muncul sebagai

respons terhadap kemerosotan moral dan politik, menekankan penyucian batin dan

kedekatan dengan Tuhan. Dalam konteks modern, nilai-nilai ini menawarkan paradigma

alternatif untuk mengatasi keterasingan, kecemasan, dan hilangnya makna transenden

dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini menyimpulkan bahwa Sufisme klasik tetap sangat

relevan dan adaptif, menyediakan kerangka spiritual yang mendorong harmoni antara

individu dan masyarakat modern sekaligus memperkuat kesadaran etis dan kedamaian

batin.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Nava Pandu Anggita, PGMI, Universitas Sais Al-Quran

    Nava Pandu Anggita adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di Universitas Sains Al-Quran di wonosobo, jawa tengah Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-13