PENGERTIAN TASAWUF DALAM PER SPEKTIF ULAMA KLASIK DAN KONTEMPORER: ANALISIS PERBANDINGAN KONSEPTUAL
Abstract
Artikel ini membahas perbandingan pemahaman konsep keilmuan dalam pandangan ulama klasik dan ulama kontemporer melalui pendekatan analisis konseptual. Ulama klasik umumnya merumuskan konsep-konsep keislaman dengan landasan tekstual yang kuat, merujuk pada Al-Qur’an, hadis, serta otoritas tradisi keilmuan yang mapan, dengan penekanan pada kesinambungan sanad dan metodologi turats. Sementara itu, ulama kontemporer cenderung mengembangkan pemahaman yang lebih kontekstual, responsif terhadap dinamika sosial, budaya, dan tantangan modernitas, tanpa sepenuhnya melepaskan kerangka normatif Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka terhadap karya-karya representatif dari kedua periode tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam memahami konsep keilmuan, dari pendekatan normatif-deduktif menuju pendekatan integratif dan multidisipliner. Meskipun terdapat perbedaan dalam metodologi dan penekanan konseptual, kedua kelompok ulama memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga relevansi ajaran Islam dalam kehidupan umat. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya wacana keilmuan Islam serta menjembatani dialog antara pemikiran klasik dan kontemporer.



