Al-Qur'an Dan Pertanian
Keywords:
Pertanian, Al-Qur'an, Tafsir Ilmi, Berkelanjutan, KetahananPanganAbstract
Pertanian merupakan sektor vital dalam keberlangsungan hidup manusia dan pengelolaan lingkungan hidup. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Al-Qur'an mengenai fenomena pertanian dan relevansinya dengan sains modern melalui pendekatan Tafsir Ilmi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka, menganalisis ayat-ayat tematik mengenai air hujan, kesuburan tanah, dan pertumbuhan tanaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak hanya memandang pertanian sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan mandat kekhalifahan manusia di bumi. Integrasi nilai-nilai Qur'ani dalam pengelolaan sumber daya air, pelestarian kualitas tanah, dan keadilan distribusi ekonomi menawarkan kerangka kerja yang komprehensif untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan di tengah krisis pangan global. Konsep pertanian berkelanjutan dalam perspektif tafsir ilmi merujuk pada upaya pengelolaan pertanian yang dilakukan secara bijaksana dengan mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan pendekatan ilmu pengetahuan modern. Tujuan utama dari konsep ini adalah menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani, serta memperhatikan aspek sosial masyarakat secara proporsional. Pertanian berkelanjutan menekankan pemenuha kebutuhan pangan pada masa kini tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan dan tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhan yang sama.



