REPRESENTASI HARAPAN DAN KESEDIHAN MELALUI SIMBOL HUJAN DALAM CERPEN RINDUKU SEDERAS HUJAN SORE ITU KARYA JS KHAIREN

Authors

  • Matius Patmono Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indra Prasta PGRI, Indonesia Author
  • Sri Gunawan Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indra Prasta PGRI, Indonesia Author
  • Bintang Sadam Ridho Alrasyad Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indra Prasta PGRI, Indonesia Author
  • Syarifudin Yunus Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indra Prasta PGRI, Indonesia Author

Keywords:

Representasi, Simbol, Cerpen

Abstract

Simbol adalah sebuah tanda atau gambaran yang merepresentasikan suatu konsep, objek, atau ide. Simbol dapat memiliki arti dan makna yang bervariasi tergantung pada konteks dan budaya yang menggunakannya. Simbol hujan dan pelangi melambangkan harapan, pemulihan, dan keindahan yang muncul setelah masa-masa sulit (badai/hujan). Pelangi sering dimaknai sebagai perjanjian, kasih sayang, dan janji Tuhan untuk membawa kedamaian setelah kesedihan, sementara hujan melambangkan pembersihan, pertumbuhan, dan awal yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mempresentasikan harapan dan kesedihan melalui simbol hujan dan pelangi dalam cerpen “Rinduku Sederas Hujan Sore Itu” karya JS Khairen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data berupa kutipan-kutipan yang mengandung simbol dalam cerpen. Hasilnya menunjukkan bahwa hujan merepresentasikan kesedihan dan kerinduan yang mendalam, sedangkan pelangi melambangkan harapan dan kebahagiaan setelah penderitaan. Keduanya memiliki hubungan yang erat sebagai gambaran siklus emosi manusia. Dengan demikian, simbol hujan dan pelangi memperkuat makna emosional dan pesan dalam cerpen.

References

Ahmad, K., Ginting, S. U. B., & Sidiqin, M. A. (2020). Hubungan penguasaan unsur intrinsik cerpen

dengan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI SMK Swasta Maju Binjai tahun pelajaran 2019/2020. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 17(1), 7-19.

Dayana, I., & Marbun, J. (2018). Motivasi kehidupan. Guepedia.

Ibrahim, A., Ratna, K., & Tahir, A. (2023). Representasi Perpustakaan dalam Film Nasional (Analisis

Semiotika Roland Barthes). Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information, 2(2), 71-84.

Mubarok, M. W. S. (2018). Pelangi Diri. Elex Media Komputindo.

Nurriyana, A. M., & Savira, S. I. (2021). Mengatasi kehilangan akibat kematian orang tua: Studi

fenomenologi self-healing pada remaja. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(3), 46-60.

Parebong, R. E. (2021). Pendekatan Trauma Healing Untuk Mengatasi Pathological Grief Pada Anak

Usia Remaja Yang Ditinggal Mati Orang Tuanya. Ra'ah: Journal of Religious and Social Studies, 1(2), 109-120.

Setyani Sanrima, A. A. (2023). MAKNA SIMBOL BENDA DALAM TRADISI SONGKABALA PADA

MASYARAKAT TURIKALE DI KABUPATEN MAROS (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Setiawan, A. Z. P., Khaerunissa, N. A., & Mulyeni, S. (2025). Pengaruh Lagu” Satu Bulan”: terhadap

Perubahan Emosi dan Harapan dalam Melodi Bernadya. Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK), 1(1), 13-19.

Satrio, M. N. B. (2025). Analisis Deskriptif Representasi Kata “Hujan” Dalam Novel Hujan Karya Tere Liye. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 6(1), 31-39.

Yunus, Syarifudin. (2015). Kompetensi Menulis Kreatif. Bogor: Ghalia Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

REPRESENTASI HARAPAN DAN KESEDIHAN MELALUI SIMBOL HUJAN DALAM CERPEN RINDUKU SEDERAS HUJAN SORE ITU KARYA JS KHAIREN. (2026). Reflektif: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(4), 271-279. https://journal-edu.org/index.php/jr/article/view/205