FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: HAKIKAT, REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS, DAN REORIENTASI DI ERA DIGITAL

Authors

  • Umi Habiah Universitas Sains Al-Qur’an Wonosbo Jawa Tengah Author
  • Eliana Cahyaningrum Universitas Sains Al-Qur’an Wonosbo Jawa Tengah Author
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur’an Wonosbo Jawa Tengah Author

Keywords:

Filsafat Pendidikan Islam, Epistemologi, Tokoh Perbandingan, Era Digital, Implikasi Pendidikan, Bibliografi

Abstract

Filsafat Pendidikan Islam merupakan landasan konseptual yang mengintegrasikan nilai-nilai teologis transendental dengan realitas sosiologis-antropologis umat manusia dalam proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam esensi filsafat pendidikan Islam, membandingkan spektrum pemikiran tokoh-tokoh klasik dan kontemporer, menganalisis posisi pendidikan Islam di tengah disrupsi era digital, serta merumuskan implikasi praktis dan menyusun daftar referensi ilmiah yang dapat diandalkan. Metode yang digunakan adalah riset pustaka dengan pendekatan hermeneutik-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat inti pendidikan Islam bertumpu pada konsep integralistik manusia sebagai 'Abd (hamba) dan Khalifah. Di era digital, filsafat pendidikan Islam berfungsi sebagai kompas moral (etika teologis) yang mencegah dehumanisasi akibat reduksi teknologi. Implikasi praktisnya membutuhkan transformasi kurikulum yang non-dikotomis, penyelarasan metode ta'dib, dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis monoteisme untuk kepentingan umat manusia (rahmatan lil 'alamin).

References

Al-Attas, S. M. N. (1980/1999). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam. ISTAC.

Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam: An exposition of the fundamental elements of the worldview of Islam. ISTAC.

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General principles and work plan. International Institute of Islamic Thought.

Al-Ghazali. (2004). Karya-karya Al-Ghazali tentang pendidikan dan tasawuf.

Analisis filosofis pendidikan Islam: Pengertian, dasar, dan tantangan era digital. (2024). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(6), 1587–1596.

Attitudes of Muslim communities toward global technology trends. (2026). Al-Waarits Journal.

Fenomena pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran: Studi penggunaan media presentasi. (2026). Dirasatul Ibtidaiyah.

Fhadila, A. K., Hidayati, U. N., Hidayatul, H., & Khainuddin, M. (2024). Ilmu Kalam tinjauan ilmu Kalam pemikiran ulama modern menurut Muhammad Iqbal. Ta'wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 5(2), 153–162.

Hidayah, N., Saputri, I. A., Sahara, M. L., & Achmad, S. (2025). Rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam adaptif: Integrasi tauhid, teknologi dan sains untuk mewujudkan generasi Qur'ani modern. Journal of Instructional and Development Researches, 5(4), 370–383.

Integrasi sains dan Islam dalam kurikulum madrasah. (2026). Joecy: Journal of Education Studies.

Interaksi sosial dan praktik keagamaan dalam program tahsin daring: Studi sosiologis atas Majelis Fathimah Karimah. (2026). ResearchGate.

Jurnal Al Ulum (Vol. 3, No. 2). (2025). IAI Kandangan.

Konsep Ta'dib Syed Naquib Al-Attas sebagai penguatan etika digital dalam pendidikan Islam kontemporer. (2026). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1).

Literasi digital berbasis tabayyun dalam menangkal hoaks keagamaan di media sosial. (2026). Qolamuna: Jurnal Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, 3(1), 189–198.

Nayab, & Hassan. (2024). Kajian atas konsep Insan Kamil dalam Fusus al-Hikam Ibn 'Arabi.

Nizar, S. (2002). Filsafat pendidikan Islam: Pendekatan historis, teoritis, dan praktis. Ciputat Pers.

Nurjaman, dkk. (2026). Model integrasi sains dan agama dalam kurikulum Muhammadiyah: Analisis filosofis dan pedagogis. Jurnal Dinamika Pendidikan (JDP), 12(2), 456–462.

Pendidikan Agama Islam dan pengembangan critical thinking pada siswa sekolah menengah. (2025). ResearchGate.

Peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai motivator dalam membentuk karakter religius siswa di era digital. (2026). Jurnal PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 5(1). https://doi.org/10.33507/njh6xb36

Rahmat, J. (2010). Kajian kontemporer atas konsep Insan Kamil dalam wacana pendidikan Islam.

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Ramadhan, M., & Arsyad, A. (2025). Ijtihad dan shūrā dalam penguatan berpikir kritis pendidikan Islam kontemporer. Journal of Islamic Education Studies.

Revitalisasi inovasi pembelajaran pendidikan Islam di era digital. (2026). IJER: Daarul Huda.

Sinaga, A. I., Yusmardani, I., Hanifah, M. N., Zamiri, Z., & Sinaga, A. I. (2026). Tabayyun sebagai etika literasi digital: Analisis hadis tematik dalam merespons disinformasi di era media sosial. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 1870–1881. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2477

Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan (Vol. 4, No. 1). (2020). STAIN Kudus.

Tradisi duduk dan berkumpul dalam Islam: Dari halaqah ke majelis ilmu. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1).

Zun Nashith, M. (2026). Hoaks dan tabayyun dalam Al-Qur'an: Kajian tafsir Maqasidi atas QS. Al-Hujurat: 6. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 19(2).

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: HAKIKAT, REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS, DAN REORIENTASI DI ERA DIGITAL. (2026). Reflektif: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(4), 413-424. https://journal-edu.org/index.php/jr/article/view/344