MEMBANGUN RESILIENSI REMAJA TERHADAP JUDI ONLINE MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MORAL
Keywords:
Pendidikan Karakter, Nilai Moral, Resiliensi Remaja, Judi OnlineAbstract
Maraknya praktik judi online belakangan ini telah bergeser menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda Indonesia, tidak terkecuali kelompok remaja sekolah hingga mahasiswa. Kajian ini berupaya merumuskan langkah penguatan Pendidikan Karakter berbasis nilai moral sebagai langkah preventif demi menumbuhkan resiliensi remaja. Melalui metode kajian pustaka (literature review), artikel ini membedah ragam data dari otoritas resmi serta menyintesis artikel jurnal ilmiah yang relevan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa internalisasi komponen moral mencakup moral knowing, moral feeling, dan moral action secara terpadu di lingkungan sekolah dan keluarga terbukti efektif meningkatkan kontrol diri remaja. Pendekatan holistik ini memberikan daya tangkal yang kuat bagi mereka untuk membentengi diri dari paparan judi online.
References
Bahri, S. (2022). Pendidikan Akhlak Anak dalam Perspektif Imam Al-Ghazali. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 1(1), 23-41.
Bank Indonesia & Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Panduan Perlindungan Konsumen Digital dan Manajemen Transaksi Keuangan Anak. OJK.
Brown, B. B. (2004). Peer Relationships in Adolescence. Dalam R. M. Lerner & L. Steinberg (Eds.), Handbook of Adolescent Psychology (hlm. 363–368). John Wiley & Sons.
Duckworth, A. (2016). Grit: The Power of Passion and Perseverance. Scribner.
Fasa, D. F. (2025). Dampak Fenomena Judi Online Terhadap Kesehatan Mental Remaja: Sebuah Literature Review (Skripsi, Universitas Airlangga).
Hirschi, T. (1969). Causes of Delinquency. University of California Press.
Hidayat, M. (2014). Pendekatan integratif-interkonektif: tinjauan paradigmatik dan implementatif dalam pembelajaran pendidikan agama islam. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 19(2), 276-290.
King, D. L., & Delfabbro, P. H. (2018). Video Gaming and Gambling Subtypes: A Large-Scale Study of Adolescents. Journal of Behavioral Addictions, 7(4), 1020–1025.
Koesoema, D. (2010). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Grasindo.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Livingstone, S., & Blum-Ross, A. (2020). Parenting for a Digital Future: How Hopes and Fears About Technology Shape Children's Lives. Oxford University Press.
McCabe, D. L., Butterfield, K. D., & Treviño, L. K. (2012). Cheating in College: Why Students Do It and What We Can Do About It. Johns Hopkins University Press.
Mukhammad, U. N., Nira, Y. A., & Hartanto, D. (2024). Sosialisasi UU ITE tentang Bersosial Media dengan Benar dan Bahaya Judi Online. Muria Jurnal Layanan Masyarakat, 6(1), 51-55.
Nafsaka, Z., Kambali., Sayudin., & Astuti, A. W. (2023). Dinamika Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Ibnu Khaldun: Menjawab Tantangan Pendidikan Islam Modern. Jurnal Impresi Indonesia, 2(9), 903-914.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025. OJK.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2024). Gawat! Jumlah Fantastis Usia Anak Main Judol Online. PPATK.
Schüll, N. D. (2012). Addiction by Design: Machine Gambling in Las Vegas. Princeton University Press.
Zuckerman, M. (1994). Behavioral Expressions and Biosocial Bases of Sensation Seeking. Cambridge University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

