REKONSTRUKSI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGUATAN RESILIENSI MORAL REMAJA DI ERA DIGITAL
Keywords:
Kurikulum PAI, Resiliensi Moral, Remaja, Era Digital.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis moral remaja di era digital serta merumuskan desain strategis kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis penguatan resiliensi moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research dan pendekatan sosio-pedagogis. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral remaja di era digital ditandai oleh meningkatnya perilaku menyimpang seperti cyberbullying, ujaran kebencian, dan konsumsi konten negatif, yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi moral dan lemahnya kontrol sosial. Kurikulum PAI yang ada saat ini dinilai belum sepenuhnya mampu merespons tantangan tersebut karena masih berorientasi pada aspek kognitif. Oleh karena itu, diperlukan desain strategis kurikulum PAI yang berorientasi pada penguatan resiliensi moral melalui rekonstruksi tujuan kurikulum, integrasi literasi digital dan nilai-nilai Islam, penerapan strategi pembelajaran berbasis penguatan moral, serta pengembangan model evaluasi yang autentik dan komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan kurikulum PAI yang lebih adaptif, kontekstual, dan transformatif dalam menghadapi tantangan era digital.
References
Al-Ghazali, A. H. (n.d.). Ihya’ ulum al-din (Vol. 3). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Syaibany, O. M. (1987). Falsafah Pendidikan Islam, (H. Langgulung, Trans.). Jakarta: Bulan Bintang.
Al-Attas, S. M. N. (1993). The Concept of Education In Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
APJII. (2018). Laporan Survei Penetrasi & Profil Pengguna Internet Di Indonesia. Jakarta: Polling Indonesia.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi Dan Modernisasi Di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise Of Control. New York: W.H. Freeman.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The Social Construction Of Reality. New York: Penguin Books.
Boyd, D. (2014). It’s Complicated: The Social Lives Of Networked Teens. New Haven: Yale University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. Los Angeles: SAGE Publications.
Daradjat, Z. (2011). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Dewey, J. (2007). Experience And Education. New York: Macmillan.
Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2026). “Vicarious supervision: Preventing cyberbullying through positive parent-child relationships”. Aggression and Violent Behavior, 87, 102–140. https://doi.org/10.1016/j.avb.2026.102140
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan Pengembangan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kohlberg, L. (1981). Essays On Moral Development: The Philosophy Of Moral Development, Moral Stages And The Idea Of Justice. San Francisco: Harper & Row.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction To Its Methodology. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Langgulung, H. (2003). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Lickona, T. (1991). Educating For Character: How Our Schools Can Teach Respect And Responsibility. New York: Bantam Books.
Masten, A. S. (2001). “Ordinary magic: Resilience Processes in Development”. American Psychologist, 56(3), 227–238. https://doi.org/10.1037//0003-066x.56.3.227
Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munir, M. A. (2018). “Desain Kurikulum Pendidikan Islam Di SMA (Membumikan Wacana Kurikulum Berbasis Tauhid Sosial)”. El-Hikmah: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, 12(1). https://doi.org/10.20414/elhikmah.v12i2
Nata, A. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Pariser, E. (2011). The Filter Bubble: What The Internet Is Hiding From You. New York: Penguin Press.
Rushton, C. H. (2018). Moral Resilience: Transforming Moral Suffering In Healthcare. Oxford: Oxford University Press.
Selwyn, N. (2016). Education And Technology: Key Issues And Debates. London: Bloomsbury.
Suler, J. (2004). “The Online Disinhibition Effect”. CyberPsychology & Behavior, 7(3), 321–326. https://doi.org/10.1089/1094931041291295
Turkle, S. (2011). Alone Together: Why We Expect More From Technology And Less From Each Other. New York: Basic Books.
We Are Social, & Hootsuite. (2021). “Digital 2021: Indonesia”. Retrieved from https://datareportal.com/reports/digital-2021-indonesia
Whittaker, E., & Kowalski, R. M. (2015). “Cyberbullying Via Social Media”. Journal of School Violence, 14(1), 11–29. https://doi.org/10.1080/15388220.2014.949377
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Robiah Adawiyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

