PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN BANK SAMPAH SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI JALAN AIR MANNA 1 KOTA BENGKULU
Keywords:
pemberdayaan masyarakat; sampah organik; bank sampahAbstract
Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Jalan Air Manna 1 Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumber menyebabkan meningkatnya volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pemberdayaan masyarakat dengan sosialisasi pengelolaan sampah organik dan penguatan bank sampah sebagai implementasi ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga serta optimalisasi fungsi bank sampah. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan pembuatan kompos, demonstrasi pemilahan sampah, praktik pengelolaan bank sampah, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Jalan Air Manna 1 yang terdiri atas ibu rumah tangga, pemuda, kader lingkungan, dan pengurus RT.42/RW.04 sebanyak 60 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,40 menjadi 86,75, meningkatnya keterampilan dalam memilah sampah dan membuat kompos, serta terbentuknya kelompok bank sampah sebagai tindak lanjut program. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga dan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Program ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan bernilai ekonomis.


