PENGARUH PEMERIKSAAN, SANKSI, DAN SOSIALISASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PPH PASAL 25

Authors

  • Tria Ramadhani Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Author
  • Mufidatul Husna Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Author

Keywords:

Pajak Penghasilan Pasal 25, Kepatuhan Wajib Pajak, Efektivitas Pemungutan, Wajib Pajak Badan, Kebijakan Pajak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 terhadap kepatuhan Wajib Pajak Badan di Indonesia. PPh Pasal 25 merupakan mekanisme angsuran pajak yang dibayarkan secara berkala oleh Wajib Pajak, yang bertujuan untuk mengurangi beban pembayaran pajak di akhir tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan telaah data sekunder dari Direktorat Jenderal Pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemungutan PPh Pasal 25 sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem administrasi perpajakan, pemahaman wajib pajak, dan kebijakan insentif dari pemerintah. Meskipun terdapat tren peningkatan kepatuhan formal, beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi dan kompleksitas perhitungan angsuran masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi perpajakan dan perbaikan sistem informasi pajak sebagai langkah strategis untuk mendorong kepatuhan yang lebih optimal.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

PENGARUH PEMERIKSAAN, SANKSI, DAN SOSIALISASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PPH PASAL 25. (2026). Spektrum Akademika: Jurnal Multidisiplin, 1(1), 45-51. https://journal-edu.org/index.php/jsa/article/view/165